Kamis, 15 Januari 2015

Islam Indonesia Sama Dengan Yahudi

saudara yang dimuliakan Allah ta'ala...

Apakah judul artikel diatas terlampau ektreem. Tapi demikianlah adanya.. mengapa saya bisa berkata demikian. Karena apa yang berlaku pada masyarakat muslim Indonesia memang demikian. Banyak contoh yang bisa dilihat. Diantaranya; tidak mengharamkan musik, bebas berpakaian, tidak mengambil zakat dari orang kaya dan menyalukan kepada yang miskin, memungut pajak kepada sesama muslim, membiarkan praktek riba, lokalisasi perzinahan terang-terangan bahkan dilegalkan, miras gampang dibeli, tdak ditegakkan hukum hudud, dan memakai produk hukum kafir barat diatas hukum Allah ta'ala, suap-menyuap hal biasa dan banyak yang lainnya.

Dan praktek peribadahan tetap berjalan baik dan nyaman tidak ada pelarang sama sekali, namun agama bukan hanya sholat, puasa, zakat, haji, tapi agama adalah segala sisi hidup. Mulai dari urusan dikamar mandi sampai urusan tata negara, mulai dari urusan bangun tidur sampai tidur kembali, telah ada diatur dalam Islam

namun sayangnya hanya sebagian hukum Allah di tegakkan dan membuang yang lainnya...hal itu sama dengan apa yang Allah ta'ala gambarkan dalam firmannya:

Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat. [QS. Al baqarah :85]

coba saudara fikir dan renungkan...Wallahu'alam.

oleh karenanya jangan heran orang islam dicela, hina dan dilecehkan, karena mereka menghinakan sendiri dirinya dengan membuang sebagian hukum Allah ta'ala.

(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya. [Qs. Ali imran : 182]

Kamis, 18 Desember 2014

Allah Ingat Bila Kita Ingat

benarkah demikian, Allah Zat yang Maha Bijaksana sungguh menyayangi hamba-hambanya baik muslim maupun kafir. Lihatlah orang kafir walau tidak bersujud dan mentauhidkan Allah ta'ala tapi tetap diberi makan. Dan jika ia seorang muslim maka setiap garaknya jika dilandasi iman dan niatan hanya kepada Allah ta'ala maka semua apa yang dikerjakannya adalah ibadah.

jika tidak percaya, coba perhatikan mulai dari bangun tidur langsung mengambil air wudhu dan shalat malam jika masih mendapati waktunya sebelum pajar. Lalu shalat subuh. Makan atau sarapan pagi niat bekerja untuk kelangsungan hidup dengan niat beribadah kepada Allah ta'ala.

masuk WC ibadah karena berdo'a minta perlindungan kepada Allah ta'ala dari gangguan jin yang ada di kamar mandi.

mau makan berdo'a dan berniat tenaga dari makanan tersebut untuk beribadah ke[ada Allah ta'ala.

sungguh banyak hal dari yang spele hingga urusan kenegaraan

bukanlah cuma berzikir cara mengingat Allah ta'ala yapi segala hal yang dilandaskan pada pengibadahan kepada Allah ta'ala baik itu urusan dunia dan akhirat

demikian semoga bermanfaat

Jumat, 08 Agustus 2014

Azab Turun Karena Ulah Manusia Itu Sendiri

Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu mahluk yang melatapun akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.[QS. Al Fathir/36:45]

Jangan heran jika manusia yang zalim tapi tetap dibiarkan Allah ta'ala, itu tidak lain untuk menambah kezlimannya sampai batas yang tetah di tetapkan Allah ta'ala. Dan ketika sampai azal maka tiada ampunan baginya.

Kamis, 08 Mei 2014

7Aturan Yang Ditakuti Manusia Jika Hukum ISLAM Ditegakan

Ada 7 ATURAN yang sering ditakuti oleh manusia, ketika mereka berbicara tentang Syariat Islam.

Pertama, kewajiban Shalat Lima Waktu, bagi yang sudah dewasa.
Kedua, kewajiban menutup aurat, khususnya kewajiban memakai jilbab bagi kaum wanita dewasa.
Ketiga, larangan makan makanan haram seperti babi, bangkai, darah mengalir, ular, tikus, dll.
Keempat,larangan mengambil harta orang lain secara haram, baik melalui mencuri, menipu, merampok, korupsi, praktik rentenir, dll.
Kelima, larangan melakukan hubungan seks di luar nikah, baik melacur, selingkuh, seks bebas, perkosaan, homoseks, dll.
Keenam, larangan membunuh jiwa manusia yang haram dibunuh, atau menyakiti fisik orang lain tanpa hak, atau menyebarkan fitnah yang tidak benar, dll.
Ketujuh, larangan berbuat kekafiran, seperti murtad, menyebarkan paham kekafiran, melakukan sihir, menyebarkan perdukunan, dll.Kalau mau jujur,

HANYA 7 ATURAN itu yang menjadi sumber ketakutan manusia terhadap Syariat Islam.

Download Bacaan Ruqiyah Mp3 Gratis

Seluruh Audio Ruqyah adalah rekaman suara dari puluhan Grand Master Quranic Healing Internasional (para praktisi QH diseluruh dunia yang jumlahnya akan terus saya update) yang sudah mengerahkan kekuatan jiwa dan niat mereka disertai kepasrahan yang tinggi kepada Allah SWT untuk secara khusus mendoakan siapapun juga yang mendengarkan bacaan ruqyah yang telah mereka lantunkan agar yang mendengarkan mendapatkan limpahan energi Ilahi untuk perlindungan, pembersihan dan penyembuhan dari serangan sihir, jin, setan , penyakit fisik, psikis, ataupun segala bentuk energi negatif.

Silakan didownload filenya:

Download File => Ruqyah Al Shariah Full by Sheikh Nasser Al-Qatami
Download File => Ruqyah_Fire-Aajmi
Download File => Ruqyah_Fire-Hudaify
Download File => Ruqyah_Fire-Sh.Khalid
Download File => Ruqyah_Fire-Swaalih
Download File => Ruqyah_khalid_Al-Qahtani
Download File => Ruqyah_Nabeel_Al-Awadi
Download File => Ruqyah_Punishment_Ruqya-Sheikh-Khalid
Download File => Ruqyah_Shar’eyah_Sheikh_Muhammed_Jibril
Download File => Ruqyah_Sheikh_Mishary_Rashed_Al-Efasy
Download File => Ruqyah-Aajmi
Download File => Ruqyah-AbuAaliya
Download File => Ruqyah-AbuAnas
Download File => Ruqyah-AbuQassim
Download File => Ruqyah-BandarZahrani
Download File => Ruqyah-Dawsiry
Download File => Ruqyah-Ghamdi
Download File => Ruqyah-Mahmood Al Banna
Download File => Ruqyah-Manshawi
Download File => Ruqyah-Mishari Rashid
Download File => Ruqyah-Sheikh Khalid
Download File => Ruqyah-Sudais
Download File => Ruqyah-Yasir Salamah
Download File => Ruqyah-Zahrani
Download File => Ruqyah-Zamil

KUMPULAN FILE AUDIO/Mp3 SURAT AL-MU'AWWIDZATAYN (Al ikhlas/Al falaq/An naas) DAN AYATUL QURSY

Download File => ayat kursy syaikh Abu Bakr ash shatri
Download File => Al-Mu’awwidhatayn by Sheikh Sa’ad al Ghamdi
Download File => Al-Mu’awwidhatayn --Ajmy
Download File => Al-Mu’awwidhatayn -- Minshawi
Download File => Ayat ul Qursi -- Ghamdi
Download File => Ayat ul Qursi -- Hudhaify
Download File => Ayat ul Qursi -- Minshawi
Download File => Ayat ul Qursi -- Mishary
Download File => Mohamed Lohaidan -- Ayatul Kursi

sumber: http://quranic-healing.blogspot.com

Catatan:

sebaiknya penggunaan ayat-ayat ruqyah ini dilakukan secara rutin baik dengan head seat atau media yang volume suaranya lebih nyaring, yang demikian berguna pula untuk mengusir jin yang menjadikan rumah manusia sebagai tempat tinggal. Sekaligus menjalankan sunnah Rasulullah saw.

Rasulullah besabda:

- حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيُّ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Abdurrahman Al Qariy dari Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya syetan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah." [HR. Muslim no.1300]

Selasa, 22 April 2014

mengganti Shalat Subuh Disiang Hari

ada cerita teman yang ketiduran diwaktu subuh dan bangun kaget ternyata jam 10 pagi, karena tidak mengetahui ilmunya maka ia tiadak melaksanakan shalat subuh karena telah terlewat waktunya.

Kasus diatas sebenarnya pernah dialami oleh Rasulullah saw. Dan sahabatnya, yang lengkapnya sebagai berikut:

Dan telah menceritakan kepadaku Ahmad bin Said bin Sakhr Ad Darimi telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Abdul Majid, telah menceritakan kepada kami Salam bin Zarir Al 'Utharidi, katanya; aku mendengar Abu Raja' Al 'Utharidi dari Imran bin Hushain katanya; aku bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan, hingga kami masuki malam kami. Menjelang subuh, kami singgah dalam perjalanan, rupanya kami tak kuasa menahan mata kami yang kelelahan (ketiduran) hingga matahari terbit." Imran melanjutkan; "Dan yang pertama kali bangun adalah Abu Bakr. Dan kami tidak pernah membangunkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari tidurnya hingga beliau bangun sendiri. Setelah itu Umar bangun, ia berdiri di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan bertakbir sambil mengeraskan suaranya hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terbangun. Ketika beliau mengangkat kepalanya, beliau melihat ternyata matahari telah terbit, beliau lalu bersabda: "Berangkatlah kalian." Maka beliau meneruskan perjalanan bersama kami, setelah matahari memutih, beliau singgah dan shalat subuh bersama kami. [HR. Muslim no.1100 & Ahmad no.17217]


Dari hadits diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa jika seseorang ketiduran hingga terbit fajar maka harus mengganti shalat subuhnya yang tertinggal namun mesti mebiarkan matahari agak tinggi dahulu baru mengerjakannya. Karena dalam hadits lain disebutkan bahwa jika matahari terbit maka itu adalah waktu para penyembah setan (orang kafir).

Telah menceritakan kepadaku Ahmad bin Ibrahim Ad Duraqi telah menceritakan kepada kami Abdushshamad telah menceritakan kepada kami Hammam telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abu Ayyub dari Abdullah bin 'Amru bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Waktu shalat zhuhur adalah jika matahari telah concong dan bayangan sesorang seperti panjangnya selama belum tiba waktu shalat ashar, dan waktu shalat ashar selama matahari belum menguning, dan waktu shalat maghrib selama mega merah (syafaq) belum menghilang, dan waktu shalat isya` hingga tengah malam, dan waktu shalat shubuh semenjak terbit fajar selama matahari belum terbit, jika matahari terbit, maka janganlah melaksanakan shalat, sebab ia terbit diantara dua tanduk setan." [HR. Muslim no.966]

Rasulullah saw.bersabda : "Shalat adalah suatu ibadah yang disaksikan dan dihadiri (oleh para malaikat) maka hendaklah kamu shalat hingga matahari terbit. Dan apabila matahari telah terbit, maka janganlah kamu shalat hingga matahari meninggi, karena matahari terbit diantara dua tanduk syetan, dan shalat pada waktu itu adalah shalatnya orang-orang kafir. Kemudian, jika matahari sudah meninggi, maka shalatlah, karena shalat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri (oleh para malaikat) hingga pertengahan siang. Saat matahari berada di pertengahan langit, maka janganlah kamu shalat, karena pada waktu itu api neraka sedang dinyalahkan hingga bayangan kembali muncul. Dan apabila bayangan sudah kembali maka shalatlah kamu, karena shalat pada waktu itu disaksikan dan dihadiri (oleh para malaikat) hingga matahari turun untuk terbenam. Ketika matahari hari hendak terbenam, maka janganlah kamu shalat hingga benar-benar terbenam, Karena matahari terbenam diantara dua tanduk syetan dan pada waktu itulah orang-orang kafir beribadah."[HR. Muslim no.1374]

Oleh karenanya jika saudaraku bangun kesiangan maka hendaklah tetap melaksanakan shalat subuh pada waktu tersebut karena perkara tidur dan bangun adalah urusan Allah ta'ala. Jadi janganlah ragu melaksanakannya.
Demikian semoga bermanfaat.

Benci Sunnah

Barangsiapa yang benci sunnahku, maka bukanlah dari golonganku."[HR. Bukhari no.4675, Muslim no.1863]

Saudaraku seiman... pernahkan kalian menemui. Sebagiandari saudara-saudara kita membenci sunnah Rasulullah saw. & meremehlannya.
Diantaranya tentang memanjangkan jenggot dan mengenakan kain diatas mata kaki. Padahal memanjangkan jenggot dan memotong kumis adalah pembedaan islam dengan orang kafir. Jika ada yang berkata "banyak pula orang kafir yang berjenggot,...". maka jawabnya "apakah saudara mau mengerjakan apa tidak.! Apakah saudara cinta kepada Rasulullah? Bagaimana wujud cinta itu, yaitu mengikuti apa yang dikerjakannya dan menuruti anjurannya (sunnah)".
Demikian pula tentang kain dibawah mata kaki. Padahal telah jelas haditsnya.

menceritakan kepada kami Adam telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Barangsiapa menjulurkan kain sarungnya hingga dibawah mata kaki, maka tempatnya adalah neraka."[HR. Bukhari no.5341]


Apakah saudaraku mau hanya karena hal sepele yaitu kain melebihi mata kaki membuat kita tersiksa dineraka. Jangan nafsu kita mengalahkan kata hati untuk menurut kepada teguran Rasulullah saw. Tersebut.
Demikian renungan hari ini semoga bermanfaat.